Malam/ Lilin Batik


Lilin batik adalah bahan yang digunakan untuk menutup permukaan kain menurut gambar motif batik, sehingga permukaan yang tertutup tersebut menolak atau resist terhadap warna yang diberikan pada kain tersebut. Lilin batik ini bukan terdiri dari satu macam bahan, tetapi campuran dari beberapa bahan pokok lilin. Sebagai bahan pokok lilin adalah: Gondorukem, Damar matakucing, Parafin, Microwax, minyak kelapa, dan lerod.

Lilin batik terdiri dari campuran bahan-bahan pokok lilin batik, pada suatu perbandingan sedemikian rupa sehingga mencapai sifat-sifat yang dikehendaki seperti daya tahan tembus kebasahan tinggi, lemas atau fleksibel dan tidak mudah pecah, dapat membuat gambar atau motif dengan garis-garis yang tajam, mudah dilepaskan kembali pada waktu dilorod. Untuk memperoleh lilin batik dibuat suatu campuran. Cara mencampur lilin batik:

  1. Bahan lilin batik yang mempunyai titik leleh yang paling tinggi dilelehkan lebih dulu, kemudian berturut-turut yang lebih rendah dan yang terakhir yang mempunyai titik leleh terendah.
  2. Didalam pengerjaan mencampur ini, setelah semula bahan-bahan pokok dimasukkan dan menjadi cair, diaduk yang baik dan rata, agar campuran betul-betul homogeny.

Campuran lilin batik yang masih cair disaring dengan kain, kemudian dicetak pada tempat yang baik kemudian didinginkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: